Kunci Hidup Tentram dengan Dua Hal ini

Kunci Hidup Tentram dengan Dengan Dua Hal ini

Disebuah perkampungan tinggal seorang nenek yang sudah sangat tua yg kondisi tubuhnya masih sangat sehat dan masih bisa mencari nafkah sendiri. Walaupun hidup sendiri, dirinya tidak pernah terlihat sedih. Setiap waktu bibirnya selalu mengembangkan senyum dan raut mukanya ceria.

Nenek ini tidak menjadi beban para tetangga, sebaliknya para tetangga menjadikan beliau sebagai tempat mencari jalan keluar untuk berbagai masalah, karena sang nenek memang terkenal suka membantu. Tidak hanya orang yang tidak mampu saja yang sering minta bantuan kepada sang nenek, banyak juga orang kaya bahkan pejabat setempat mendatanginya untuk sekedar meminta nasehat. Masyarakat setempat sangat mengagumi dan menghormati sang nenek.

Suatu hari sang Nenek didatangi seorang pejabat desa setempat yg terkenal sangat dermawan. Namun pejabat ini tetap merasakan pamornya kalah dengan sang nenek. Hatinya sangat gelisah dan pejabat ingin mencari tahu apa yang diperbuat nenek sehingga sang nenek mendapatkan simpati yang melebihi dirinya.

”Nenek aku ingin tahu rahasianya sehingga nenek begitu dihormati disini ?” Tanya pejabat.

”Nenek tidak melakukan apa2”, jawab nenek dengan gayanya yang selalu tersenyum tulus kepada siapa saja.

”Aku benar2 ingin tahu nenek, aku merasakan aku sudah berusaha yang terbaik untuk rakyatku tetapi mengapa aku masih tetap saja gelisah. Bukankah kata orang2 bahwa yang selalu berbuat baik hidupnya akan tenang”

”Itu betul tuan pejabat”, nenek menjawab singkat.

”Kalau berbicara kebaikan aku yakin aku jauh lebih banyak berbuat baik dibandingkan nenek. Tapi bagiku bisa membantu orang merupakan satu karunia terbesar yang harus aku syukuri”

”Itu juga betul tuan pejabat”

”Aku bisa merasakan dan sangat yakin hidup nenek jauh lebih tentram dan bahagia dari aku”, tuan pejabat makin gelisah.

”Lagi2 tuan pejabat betul”, sang nenek memberikan jawaban yang sama dan pembawaannya juga tetap tenang.

”Mengapa bisa demikian?”, air muka pejabat mulai berubah. Wibawa Sang pejabat hampir tidak terlihat dan berganti sosok yang memelas yang lagi membutuhkan pertolongan.

Sang nenek bertanya....”Apakah tuan pejabat benar2 ingin tahu penyebab kegalauan tuan?”

”Iya nek”...kata tuan pejabat.

"Sesungguhnya nenekpun belum tahu apa penyebabnya, yang bisa nenek lakukan adalah mencari akar permasalahan yang menyebabkan tuan gelisah” Kali ini nenek berbicara dengan nada yang sangat berwibawa.

”Baiklah, nenek ingin tanya hari ini tuan sudah berbuat kebaikan apa saja dan kejahatan atau kesalahan orang lain apa yang diterima tuan ?”

”Hari ini aku telah membantu sebuah keluarga yang kelaparan, tapi yang membuatku kesal saat aku menuju kesini ditengah jalan aku bertemu seorang yang terpeleset dijalan, aku menolongnya, dia bukannya berterimakasih malah me-maki2 aku dengan kata2 yang kasar".

”Lupakan itu semua maka hidup tuan akan tenang”

”Maksud nenek?” Tuan pejabat makin bingung.

"Dua Hal Yang Harus Dilupakan Dalam Hidup Adalah : "KEBAIKAN Kita Kepada Orang Lain Dan KESALAHAN Orang Lain Terhadap Kita".

"Jadi kunci hidup tentram dengan dua hal ini, lupakan kebaikan yang kita lakukan pada orang lain dan lupakan kesalahan yang orang lakukan pada kita."

Akhirnya tuan pejabatpun paham yang membuat nenek begitu dihormati. Tuan pejabatpun berpamitan pulang dan ia telah menemukan kunci hidup tentram. *

Berbuat baik itu mulia, tetapi mampu memaafkan jauh lebih mulia...

Recent Posts

Comments

Responds for "Kunci Hidup Tentram dengan Dua Hal ini"

Admin IBSH
21 Nov 2016 - 17:34

Betul sekali..
memang sulit melupakan kesalah orang dan kebaikan kita,
tapi kita harus melakukannya.

Herman syah
26 Nov 2016 - 18:17

berbuat baik mudah di lakukan tapi melupakan kesalahan yang di perbuat oleh orang lain sedikit sulit

New comments are closed because the post has been more than 14 days.

Navigation

Category

Powered by NextWapBlog.com